• KLASIFIKASI ASET KEUANGAN, IMPLEMENTASI EXPECTED CREDIT LOSSES MODEL & METODE BUNGA EFEKTIF BERDASARKAN PSAK 71 (NON-BANK)

KLASIFIKASI ASET KEUANGAN, IMPLEMENTASI EXPECTED CREDIT LOSSES MODEL & METODE BUNGA EFEKTIF BERDASARKAN PSAK 71 (NON-BANK)

Date: 10 November 2017
Arion Swiss-Belhotel Bandung
Jl. Otto Iskandar Dinata No. 16, Pasir Kaliki Kota Bandung
Bandung  
get directions

  • Summary

The International Accounting Standards Board (IASB) menerbitkan versi final dari IFRS 9, “Financial Instruments” pada bulan Juli 2014. IFRS 9 tersebut akan menggantikan IAS 39, “Financial Instruments: Recognition and Measurements” serta mulai berlaku secara efektif setelah tanggal 1 Januari 2018. Di Indonesia, DSAK telah menerbitkan PSAK 71, “Instrumen Keuangan” untuk menggantikan PSAK 55, “Instrumen Keuangan: Pengakuan dan Pengukuran”, yang direncanakan berlaku efektif pada tahun 2019.

 

PSAK 71 menetapkan klasifikasi aset keuangan tidak lagi berdasarkan pada intensi pengelolaan aset keuangan seperti available to sale (AFS), trading, atau held to maturity (HTM), melainkan pengkategorian aset keuangan berdasarkan tes “karakteristik arus kas kontraktual” dan tes “model bisnis”.

 

PSAK 71 juga menetapkan penggunaan expected credit losses model yang memasukkan unsur yang lebih forward looking ketimbang kecenderungan historis semata dalam menurunkan nilai aset keuangan (financial asset impairment). Demikian juga dalam menerapkan metode bunga efektif untuk mencatat  instrumen hutang jangka panjang, PSAK 71 memberikan aturan yang berbeda jika dibandingkan dengan PSAK 55.

 

Tujuan Lokakarya:

  • Membekali praktisi akuntansi terkait penentuan klasifikasi instrumen keuangan pada laporan posisi keuangan PSAK 71 dan PSAK terkait lainnya,
  • Membekali praktisi akuntansi terkait penerapan Expected Credit Losses Model dan metode bunga efektif berdasarkan PSAK 71 dan PSAK terkait lainnya.

 

Topik Pembahasan:

  1. Pengkategorian aset keuangan berdasarkan tes “karakteristik arus kas kontraktual” serta tes “model bisnis”,
  2. Efek penerapan PSAK 71 terhadap penyajian instrumen keuangan pada laporan posisi keuangan,
  3. Penerapan Expected Credit Losses Model berdasarkan PSAK 71 dan penerapan Provision Matrix Model dalam menyisihkan piutang ragu-ragu,
  4. Penerapan metode bunga efektif berdasarkan PSAK 71.

 

Pembicara:     Marisi P. Purba, S.E., M.H., Ak, CA (Praktisi, Akademisi & Penulis).